Makalah Bakteri

Posted by Unknown on Saturday, June 16, 2012

A. PENGERTIAN
Bakteri pertama ditemukan oleh Anthony van Leeuwenhoek pada 1674 dengan menggunakan mikroskop buatannya sendiri. Istilah bacteriumkemudian diperkenalkan oleh Ehrenberg pada tahun 1828, diambil dari kata Yunani baktnpiov yang memiliki arti "small stick". Bakteri, dari kata Latin bacterium (jamak, bacteria), adalah kelompok terbanyak dari organisme hidup. Mereka sangatlah kecil (mikroskopik) dan kebanyakan uniselular (bersel tunggal), dengan struktur sel yang relatif sederhana tanpa nukleus/inti sel, cytoskeleton, dan organel lain seperti mitokondria dan kloroplas. biasanya hanya berukuran 0,5-5 μm, meski ada jenis dapat menjangkau 0,3 mm dalam diameter (Thiomargarita). Mereka umumnya memiliki dinding sel, seperti sel tumbuhan dan jamur, tetapi dengan komposisi sangat berbeda (peptidoglikan).

B. CIRI-CIRI BAKTERI
Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannnya dengan mahluk hidup lain yaitu :
1. Organisme multiselluler
2. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel )
3. Umumnya tidak memiliki klorofil
4. Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0,12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron.
5. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam
6. Hidup bebas atau parasit
7. Yang hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas,kawah atau gambut dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
8. Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan

C. STRUKTUR BAKTERI
Struktur bakteri terbagi menjadi dua yaitu:
  • Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri)
Meliputi: dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan
  • Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu) Meliputi kapsul, flagelum, pilus, fimbria, klorosom, Vakuola gas dan endospora.
1. Struktur Dasar
Struktur dasar bakteri :
a. Dinding sel tersusun dari peptidoglikan yaitu gabungan protein dan polisakarida (ketebalan peptidoglikan membagi bakteri menjadi bakteri gram positif bila peptidoglikannya tebal dan bakteri gram negatif bila peptidoglikannya tipis).
b. Membran plasma adalah membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein
c. Sitoplasma adalah cairan sel.
d. Ribosom adalah organel yang tersebar dalam sitoplasma, tersusun atas protein dan RNA.
e. Granula penyimpanan, karena bakteri menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan.
2. Struktur Tambahan
a. Kapsul atau lapisan lendir adalah lapisan di luar dinding sel pada jenis bakteri tertentu, bila lapisannya tebal disebut kapsul dan bila lapisannya tipis disebut lapisan lendir. Kapsul dan lapisan lendir tersusun atas polisakarida dan air
b. Flagelum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel.
c. Pilus dan fimbria adalah struktur berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel, pilus mirip dengan flagelum tetapi lebih pendek, kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada bakteri gram negatif. Fimbria adalah struktur sejenis pilus tetapi lebih pendek daripada pilus.
d. Klorosom adalah struktur yang berada tepat dibawah membran plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis. Klorosom hanya terdapat pada bakteri yang melakukan fotosintesis.
e. Vakuola gas terdapat pada bakteri yang hidup di air dan berfotosintesis.
f. Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif dan terbentuk didalam sel bakteri jika kondisi tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. Endospora mengandung sedikit sitoplasma, materi genetik, dan ribosom. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi dan zat kimia. Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri baru.

D. BENTUK-BENTUK BAKTERI
Bentuk dasar bakteri terdiri atas bentuk bulat (kokus), batang (basil),dan spiral (spirilia).
Berbagai macam bentuk bakteri :
1. Bakteri Kokus :
a. Monokokus
yaitu berupa sel bakteri kokus tunggal
b. Diplokokus
yaitu dua sel bakteri kokus berdempetan
c. Tetrakokus yaitu empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi empat.
d. Sarkina yaitu delapan sel bakteri kokus berdempetan membentuk kubus
e. Streptokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan membentuk rantai.
f. Stapilokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti buah anggur.
2. Bakteri Basil
a. Monobasil
yaitu berupa sel bakteri basil tunggal
b. Diplobasil yaitu berupa dua sel bakteri basil berdempetan
c. Streptobasil yaitu beberapa sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai
3. Bakteri Spirilia
a. Spiral yaitu bentuk sel bergelombang
b. Spiroseta yaitu bentuk sel seperti sekrup
c. Vibrio yaitu bentuk sel seperti tanda baca koma

E. ALAT GERAK BAKTERI
Alat gerak pada bakteri berupa flagellum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel. Flagellum memungkinkan bakteri bergerak menuju kondisi lingkungan yang menguntungkan dan menghindar dari lingkungan yang merugikan bagi kehidupannya.
Flagellum memiliki jumlah yang berbeda-beda pada bakteri dan letak yang berbeda-beda pula yaitu :
1. Atrik : bakteri yang tidak mempunyai flagel / alat gerak
2. Monotrik : bakteri yang mempunyai satu flagel / alat gerak pada salah satu ujung tubuhnya.
3. Lofotrik : bakteri yang memiliki sejumlah flagel / alat gerak pada satu ujung tubuh bakteri.
4. Amfitrik : bakteri yang mempunyai sejumlah flagel / alat gerak pada kedua ujungnya.
5. Peritrik : bakteri yang mempunyai flagel / alat gerak pada seluruh permukaan tubuhnya.


F. FASE-FASE PERUTMBUHAN BAKTERI
Fase pertumbuhan bakteri adalah sebagai berikut :
a. Fase lag adalah fase dimana bakteri beradapatasi dengan lingkungannya dan mulai bertambah sedikit demi sedikit.
b. Fase logaritmik adalah fase dimana pembiakan bakteri berlangsung paling cepat. Jika ingin mengadakan piaraan yang cepat tumbuh, maka bakteri dalam fase ini baik sekali untuk dijadikan inokulum.
c. Fase stationer adalah fase dimana jumlah bakteri yang berkembang biak sama dengan jumlah bakteri yang mengalami kematian.
d. Fase autolisis (kematian) adalah fase dimana jumlah bakteri yang mati semakin banyak, melebihi jumlah bakteri yang berkembang biak.
Fase kematian ditandai dengan cepat merananya koloni dan jumlah bakteri yang mati senantiasa bertambah. Keadaan ini dapat berlangsung beberapa minggu bergantung pada spesies dan keadaan medium serta faktor-faktor lingkungan

G. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN BAKTERI
Pertumbuhan pada bakteri mempunyai arti perbanyakan sel dan peningkatan ukuran populasi. Faktor–faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bakteri atau kondisi untuk pertumbuhan optimum adalah :
1. Suhu
Suhu dapat mempengaruhi mikroba dalam dua cara yangberlawanan :
a. Apabila suhu naik maka kecepatan metabolisme naik dan pertumbuhan dipercepat. Sebaliknya apabila suhu turun, maka kecepatan metabolisme akan menurun dan pertumbuhandiperlambat.
b. Apabila suhu naik atau turun secara drastis, tingkat pertumbuhanakan terhenti, kompenen sel menjadi tidak aktif dan rusak, sehingga sel-sel menjadi mati.
Berdasarkan hal di atas, maka suhu yang berkaitan denganpertumbuhan mikroorganisme
digolongkan menjadi tiga, yaitu :
  • Suhu minimum yaitu suhu yang apabila berada di bawahnya makapertumbuhan terhenti.
  • Suhu optimum yaitu suhu dimana pertumbuhan berlangsung paling cepat dan optimum. (Disebut juga suhu inkubasi)
  • Suhu maksimum yaitu suhu yang apabila berada di atasnya makapertumbuhan tidak terjadi.
2. Derajat keasaman atau Ph
Setiap organisme memiliki kisaran pH masing-masing dan memiliki pH optimum yang berbeda-beda. Kebanyakan mikroorganisme dapat tumbuh pada kisaran ph 8,0 – 8,0 dan nilai pH di luar kisaran 2,0 sampai 10,0 biasanya bersifat merusak.
3. Konsentrasi garam
4. Sumber nutrisi
Unsur-unsur dasar adalah : karbon, nitrogen, hidrogen, oksigen, sulfur, fosfor, zat besi dan sejumlah kecil logam lainnya.
Kondisi tidak bersih dan higinis pada lingkungan adalah kondisiyang menyediakan sumber nutrisi bagi pertumbuhan mikroba sehingga mikroba dapat tumbuh berkembang di lingkungan seperti ini.
5. Zat-zat sisa metabolisme
6. Zat kimia
Hal tersebut diatas bervariasi menurut spesies bakterinya.
More aboutMakalah Bakteri

Magnetotactic Bacteria

Posted by Unknown


Magnetotactic Bacteriamerupakan bakteri yang bisa memanfaatkan medan magnet atau daya kerja magnet yang ada di bumi untuk kelangsungan hidupnya. Sel bakteri ini ditemukan oleh ilmuwan sekitar tahun 1965, dengan dibuatnyamakalah bakteri yang meneliti tentang kehidupan Magnetotactic Bacteria.
Magnetotactic Bacteria bergerak dari lokasi satu ke lokasi lainnya dengan mengunakan organel yang mengandung kristal magnetik dan dengan cara bergerak melalui jalur magnet bumi. Gerakan sel bakteri ini dikenal dengan istilah magnetotaksis. Sel bakteri ini mampu bergerak dari lokasi satu ke lokasi lainnya dengan kecepatan 150 mikron per detik. Kecepatan perpindahan Magnetotactic Bacteria tersebut tergantung dari kondisi lapangan tempat terjadinya perpindahan, semakin besarnya energi magnetik yang ada di suatu area maka semakin cepat pula gerakan sel bakteri ini. Sel bakteri ini dapat hidup secara tunggal maupun berkoloni.
Pada tahun 1975, ketika peralatan labolatorium telah semakin canggih, Richard Blakemore membuat suatu makalah bakteri yang menjelaskan tentang sel bakteri ini dengan lebih rinci, di dalam makalah bakteri tersebut dijelaskan tentang cara hidup sel bakteri, ultrastruktur tubuh sel bakteri, kandungan senyawa yang ada dalam tubuh sel bakteri dan sebagainya.
Dalam makalah bakteri tersebut disebutkan bahwasanya Magnetotactic Bacteria memiliki perbedaan secara morfologis yang cukup signifikan dengan mikroorganisme lain yang satu genus dengannya. Magnetotactic Bacteria memiliki bentuk tubuh yang bulat oval melonjong, dengan dua rambut atau flagel yang mengandung magnet pada kedua ujung tubuhnya.
Ultrastruktur Magnetotactic Bacteria bisa dibilang cukup rumit. Setiap spesies dari sel bakteri ini memiliki Magnetosom yang merupakan suatu organ sel yang berasal dari bagian ultrastruktur organ interior sel dan saling berhubungan dengan organ eksterior selnya. Ukuran Magnetosom antara spesies satu dengan spesies lainnya berbeda, namun mayoritasnya memiliki ukuran magnetosom yang sangat kecil.
Menurut makalah bakteri yang berasal dari penelitian Richard Blakemore, diketahui bahwasanya Magnetotactic Bacteria memiliki ultrastruktur tubuh sebagai berikut:
   1. Bagian terluar tubuh dari bakteri ini merupakan lapisan luar pelindung membral sel.
2.Flagel merupakan organ tubuh yang menempel pada kedua ujung lapisan luar yang berbentuk seperti rambut, dan berfungsi sebagai alat gerak bakteri, karena dapat membantu bakteri untuk berpindah tempat.
   3Membran sel ini merupakan organ sel yang berfungsi untuk membatasi pembentukan Magnetosom yang ada di dalam tubuh bakteri ini, agar Magnetosom tersebut tidak meluap dan memenuhi seluruh ruang organ sel pada tubuh bakteri.
   4. Magnetosom merupakan bagian dari interior sel yang menempel pada membran sel. Dalam magnetosom terkandung senyawa magnetik. Ada dua jenis senyawa magnetik dalam magnetosom, yaitu:
• Fe3O4. Magnetosom dengan senyawa magnetik Fe3O4 disebut dengan Magnetite.
• Fe3S4. Magnestosom dengan senyawa magnetik Fe3S4 disebut dengan Greigite.
Magnetosom yang mengandung senyawa magnetik dapat berfungsi sebagai jarum kompas yang menunjukkan arah gerak tubuh sel bakteri ini.
More aboutMagnetotactic Bacteria

Reproduksi Virus

Posted by Unknown



Virus hanya dapat berkembang biak pada sel atau jaringan hidup. Oleh karena itu,virus menginfeksi sel bakteri, sel hewan, atau sel tumbuhan untuk bereproduksi. Carareproduksi virus disebut proliferasi atau replikasi.Pada Bakteriofage reproduksinya dibedakan menjadi dua macam, yaitu daur litik dandaur lisogenik. Pada daur litik, virus akan menghancurkan sel induk setelah berhasilmelakukan reproduksi, sedangkan pada daur lisogenik, virus tidak menghancurkan sel bakteritetapi virus berintegrasi dengan DNA sel bakteri, sehingga jika bakteri membelah atauberkembangbiak virus pun ikut membelah.Pada prinsipnya cara perkembangbiakan virus pada hewan maupun pada tumbuhanmirip dengan yang berlangsung pada bakteriofage, yaitu melalui fase adsorpsi, sintesis, danlisis.
Daur Litik
 1.Fase Adsorbsi: ditandai dengan melekatnya ekor virus pada dinding sel bakteri. Setelah menempel virusmengeluarkan enzim lisozim sehingga terbentuk lubang pada dinding bakteri / sel inang
2. Fase Injeksi: Kapsid virus berkontraksi untuk memompa asam nukleat masuk ke dalam sel3. Fase Sintesis: DNA virus memproduksi enzim penghancur yang akan menghancurkan DNA Inang,kemudian mereplikasi diri dalam jumlah banyak dan melakukan sintesis protein virus yangakan dijadikan kapsid4. Fase Perakitan


: Kapsid yang disintesis mula-mula terpisah-pisah, kemudian dirakit menjadi kapsid virusyang utuh, kemudian DNA virus masuk ke dalamnya5. Fase Litik:virus memproduksi enzim lisosom lagi untuk menghancurkan dinding sel bakteri. Fase inimerupakan fase lisisnya sel bakteri namun bagi virus merupakan fase penghamburan virus.

Daur Lisogenik
 1.Fase Adsorbsi: ditandai dengan melekatnya ekor virus pada dinding sel bakteri. Setelah       menempel virusmengeluarkan enzim lisozim sehingga terbentuk lubang pada dinding bakteri / sel inang
 2. Fase Injeksi: Kapsid virus berkontraksi untuk memompa asam nukleat masuk ke dalam sel
   3. Fase Penggabungan: Mula-mula DNA bakteri putus, kemudian DNA virus menggabungkan diri diantara benangyang putus, dan akhirnya terbentuk DNA sirkuler baru yang telah disisipi DNA virus

     4. Fase Pembelahan: karena DNA virus menjadi satu dengan DNA bakteri, maka jika DNA melakukan replikasimaka profag juga melakukan replikasi
    5. Fase Sintesis: profag menjadi aktif dan memisah dari DNA bakteri. Kemudian menghancurkan DNAbakteri. Selanjutnya DNA virus mengadakan sintesis protein dan replikasi DNA

       6. Fase Perakitan: kapsid dirakit menjadi kapsid virus yang utuh. Selanjutnya DNA hasil replikasi masuk kedalamnya sehingga membentuk virus-virus baru
       7. Fase Litik:virus memproduksi enzim lisosom lagi untuk menghancurkan dinding sel bakteri. Fase inimerupakan fase lisisnya sel bakteri namun bagi virus merupakan fase penghamburan virus.
More aboutReproduksi Virus

Sejarah Perang SALIB

Posted by Unknown on Friday, May 4, 2012





Awal mula Perang Salib adalah Perang antar Gereja dan Yahudi, jadi bukan bermula Perang antara Kristen dan Islam, yang penengertian umum saat ini.
Berkut adalah Riwayatnya:


Perang Salib Pertama dilancarkan pada 1095 oleh Paus Urban II untuk mengambil kuasa kota suci Yerusalem dan tanah suci Kristen dari Muslim. Apa yang dimulai sebagai panggilan kecil untuk meminta bantuan dengan cepat berubah menjadi migrasi dan penaklukan keseluruhan wilayah di luar Eropa.


Pengepungan Antioch, dari lukisan miniatur abad pertengahan selama Perang Salib Pertama.


Baik ksatria dan orang awam dari banyak negara di Eropa Barat, dengan sedikit pimpinan terpusat, berjalan melalui tanah dan laut menuju Yerusalem dan menangkap kota tersebut pada Juli 1099, mendirikan Kerajaan Yerusalem atau kerajaan Latin di Yerusalem. Meskipun penguasaan ini hanya berakhir kurang dari dua ratus tahun, Perang salib merupakan titik balik penguasaan dunia Barat, dan satu-satunya yang berhasil meraih tujuannya.

Meskipun menjelang abad kesebelas sebagian besar Eropa memeluk agama Kristen secara formal — setiap anak dipermandikan, hierarki gereja telah ada untuk menempatkan setiap orang percaya di bawah bimbingan pastoral, pernikahan dilangsungkan di Gereja, dan orang yang sekarat menerima ritual gereja terakhir — namun Eropa tidak memperlihatkan diri sebagai Kerajaan Allah di dunia. Pertikaian selalu bermunculan di antara pangeran-pangeran Kristen, dan peperangan antara para bangsawan yang haus tanah membuat rakyat menderita.

Pada tahun 1088, seorang Perancis bernama Urbanus II menjadi Paus. Kepausannya itu ditandai dengan pertikaian raja Jerman, Henry IV — kelanjutan kebijakan pembaruan oleh Paus Gregorius VIII yang tidak menghasilkan apa-apa. Paus yang baru ini tidak ingin meneruskan pertikaian ini. Tetapi ia ingin menyatukan semua kerajaan Kristen. Ketika Kaisar Alexis dari Konstantinopel meminta bantuan Paus melawan orang-orang Muslim Turki, Urbanus melihat bahwa adanya musuh bersama ini akan membantu mencapai tujuannya.

Tidak masalah meskipun Paus telah mengucilkan patriark Konstantinopel, serta Katolik dan Kristen Ortodoks Timor tidak lagi merupakan satu gereja. Urbanus mencari jalan untuk menguasai Timur, sementara ia menemukan cara pengalihan bagi para pangeran Barat yang bertengkar terus.

Pada tahun 1095 Urbanus mengadakan Konsili Clermont. Di sana ia menyampaikan kotbahnya yang menggerakkan: "Telah tersebar sebuah cerita mengerikan ... sebuah golongan terkutuk yang sama sekali diasingkan Allah ... telah menyerang tanah (negara) orang Kristen dan memerangi penduduk setempat dengan pedang, menjarah dan membakar." Ia berseru: "Pisahkanlah daerah itu dari tangan bangsa yang jahat itu dan jadikanlah sebagai milikmu."

"Deus vult! Deus vult! (Allah menghendakinya)," teriak para peserta. Ungkapan itu telah menjadi slogan perang pasukan Perang Salib. Ketika para utusan Paus melintasi Eropa, merekrut para ksatria untuk pergi ke Palestina, mereka mendapatkan respons antusias dari pejuang-pejuang Perancis dan Italia. Banyak di antaranya tersentak karena tujuan agamawi, tetapi tidak diragukan juga bahwa yang lain berangkat untuk keuntungan ekonomi. Ada juga yang ingin berpetualang merampas kembali tanah peziarahan di Palestina, yang telah jatuh ke tangan Muslim.

Mungkin, para pejuang tersebut merasa bahwa membunuh seorang musuh non-Kristen adalah kebajikan. Membabat orang-orang kafir yang telah merampas tanah suci orang Kristen tampaknya seperti tindakan melayani Allah.

Untuk mendorong tentara Perang Salib, Urbanus dan para paus yang mengikutinya menekankan "keuntungan" spiritual dari perang melawan orang-orang Muslim itu. Dari sebuah halaman Bible, Urbanus meyakinkan para pejuang itu bahwa dengan melakukan perbuatan ini, mereka akan langsung masuk surga, atau sekurang-kurangnya dapat memperpendek waktu di api penyucian.

Dalam perjalanannya menuju tanah suci, para tentara Perang Salib berhenti di Konstantinopel. Selama mereka ada di sana, hanya satu hal yang ditunjukkan: Persatuan antara Timur dan Barat masih mustahil. Sang kaisar melihat para prajurit yang berpakaian besi itu sebagai ancaman bagi takhtanya. Ketika para tentara Perang Salib mengetahui bahwa Alexis telah membuat perjanjian dengan orang-orang Turki, mereka merasakan bahwa "pengkhianat" ini telah menggagalkan bagian pertama misi mereka: menghalau orang-orang Turki dari Konstantinopel.

Dengan bekal dari sang kaisar, pasukan tersebut melanjutkan perjalanannya ke selatan dan timur, menduduki kota-kota Antiokhia dan Yerusalem. Banjir darah mengikuti kemenangan mereka di Kota Suci itu. Taktik para tentara Perang Salib ialah "tidak membawa tawanan". Seorang pengamat yang merestui tindakan tersebut menulis bahwa para prajurit "menunggang kuda mereka dalam darah yang tingginya mencapai tali kekang kuda".

Setelah mendirikan kerajaan Latin di Yerusalem, dan dengan mengangkat Godfrey dari Bouillon sebagai penguasanya, mereka berubah sikap, dari penyerangan ke pertahanan. Mereka mulai membangun benteng-benteng baru, yang hingga kini, sebagian darinya masih terlihat.

Pada tahun-tahun berikutnya, terbentuklah ordo-ordo baru yang bersifat setengah militer dan setengah keagamaan. Ordo paling terkenal adalah Ordo Bait Allah (bahasa Inggris: Knights Templars) dan Ordo Rumah Sakit (bahasa Inggris: Knights Hospitalers). Meskipun pada awalnya dibentuk untuk membantu para tentara Perang Salib, mereka menjadi organisasi militer yang tangguh dan berdiri sendiri.

Perang Salib pertama merupakan yang paling sukses. Meskipun agak dramatis dan bersemangat, berbagai upaya kemiliteran ini tidak menahan orang-orang Muslim secara efektif.

1. Perang Salib Rakyat.
Perang Salib Rakyat adalah bagian dari Perang Salib pertama dan berakhir kira-kira enam bulan dari April 1096 sampai Oktober. Perang ini juga dikenal sebagai Perang Salib Populer.

2.Perang Salib Jerman.
Perang Salib Jerman 1096 adalah bagian dari Perang Salib pertama di mana tentara perang salib rakyat, kebanyakan dari Jerman, tidak menyerang Muslim namun orang Yahudi. Meskipun anti-semitisme telah ada di Eropa selama berabad-abad, ini merupakan pogrom massal pertama yang terorganisasi. Dalam beberapa kasus, otoritas dan pemimpin keagamaan berusaha melindungi orang Yahudi.
3.
Perang Salib 1101 adalah sebuah perang salib dari 3 gerakan yang terpisah, diatur tahun 1100 dan 1101 setelah kesuksesan Perang Salib Pertama.

Perang Salib Pertama yang berhasil menyarankan panggilan bantuan dari Kerajaan Yerusalem yang baru dibentuk, dan Paus Paschal II mendorong adanya ekspedisi baru. Ia terutama mendorong yang telah melakukan janji perang salib namun tidak pernah berangkat, dan yang telah memutar balik selama perjalanan. Beberapa orang ini telah menerima caci maki di rumahnya dan menghadapi tekanan agar kembali ke timur; Adela dari Blois, istri Stephen, Raja Blois, yang telah melarikan diri dari Pertempuran Antiokhia tahun 1098, juga sangat kecewa dengan suaminya bahwa dia tidak akan mempersilahkannya tinggal di rumah.
4.
Perang Salib Kedua

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Langsung ke: navigasi, cari
Peta tahun 1140 yang menunjukan jatuhnya Edessa di sebelah kanan peta, yang merupakan sebab terjadinya Perang Salib Kedua.
Peta tahun 1140 yang menunjukan jatuhnya Edessa di sebelah kanan peta, yang merupakan sebab terjadinya Perang Salib Kedua.

Perang Salib Kedua (berlangsung dari sekitar tahun 1145 hingga tahun 1149) adalah Perang Salib kedua yang dilancarkan dari Eropa, yang dilaksanakan karena jatuhnya Kerajaan Edessa pada tahun sebelumnya. Edessa adalah negara-negara Tentara Salib yang didirikan pertama kali selama Perang Salib Pertama (1095–1099), dan juga yang pertama jatuh. Perang Salib Kedua diumumkan oleh Paus Eugenius III, dan merupakan Perang Salib pertama yang dipimpin oleh raja-raja Eropa, yaitu Louis VII dari Perancis dan Conrad III dari Jerman, dengan bantuan dari bangsawan-bangsawan Eropa penting lainnya. Pasukan-pasukan kedua raja tersebut bergerak menyebrangi Eropa secara terpisah melewati Eropa dan agak terhalang oleh kaisar Bizantium, Manuel I Comnenus; setelah melewati teritori Bizantium ke dalam Anatolia, pasukan-pasukan kedua raja tersebut dapat ditaklukan oleh orang Seljuk. Louis, Conrad, dan sisa dari pasukannya berhasil mencapai Yerusalem dan melakukan serangan yang "keliru" ke Damaskus pada tahun 1148. Perang Salib di Timur gagal dan merupakan kemenangan besar bagi orang Muslim. Kegagalan ini menyebabkan jatuhnya Kota Yerusalem dan Perang Salib Ketiga pada akhir abad ke-12.

Serangan-serangan yang berhasil hanya terjadi di luar laut Tengah. Bangsa Flem, Frisia, Normandia, Inggris, Skotlandia, dan beberapa tentara salib Jerman, melakukan perjalanan menuju Tanah Suci dengan kapal. Mereka berhenti dan membantu bangsa Portugis merebut Lisboa tahun 1147. Beberapa di antara mereka, yang telah berangkat lebih awal, membantu merebut Santarém pada tahun yang sama. Mereka juga membantu menguasai Sintra, Almada, Palmela dan Setúbal, dan dipersilahkan untuk tinggal di tanah yang telah ditaklukan, tempat mereka mendapatkan keturunan. Sementara itu, di Eropa Timur, Perang Salib Utara dimulai dengan usaha untuk merubah orang-orang yang menganut paganisme menjadi beragama Kristen, dan mereka harus berjuang selama berabad-abad.

Latar belakang

Setelah terjadinya Perang Salib Pertama dan Perang Salib 1101, terdapat tiga negara tentara salib yang didirikan di timur: Kerajaan Yerusalem, Kerajaan Antiokhia, dan Kerajaan Edessa. Kerajaan Tripoli didirikan pada tahun 1109. Edessa adalah negara yang secara geografis terletak paling utara dari keempat negara ini, dan juga merupakan negara yang paling lemah dan memiliki populasi yang kecil; oleh sebab itu, daerah ini sering diserang oleh negara Muslim yang dikuasai oleh Ortoqid, Danishmend, dan Seljuk. Baldwin II dan Joscelin dari Courtenay ditangkap akibat kekalahan mereka dalam pertempuran Harran tahun 1104. Baldwin dan Joscelin ditangkap kedua kalinya pada tahun 1122, dan meskipun Edessa kembali pulih setelah pertempuran Azaz pada tahun 1125, Joscelin dibunuh dalam pertempuran pada tahun 1131. Penerusnya, Joscelin II, dipaksa untuk bersekutu dengan kekaisaran Bizantium, namun, pada tahun 1143, baik kaisar kekaisaran Bizantium, John II Comnenus dan raja Yerusalem Fulk dari Anjou, meninggal dunia. Joscelin juga bertengkar dengan Raja Tripoli dan Pangeran Antiokhia, yang menyebabkan Edessa tidak memiliki sekutu yang kuat.

Sementara itu, Zengi, Atabeg dari Mosul, merebut Aleppo pada tahun 1128. Aleppo merupakan kunci kekuatan di Suriah. Baik Zengi dan raja Baldwin II mengubah perhatian mereka ke arah Damaskus; Baldwin dapat ditaklukan di luar kota pada tahun 1129. Damaskus yang dikuasai oleh Dinasti Burid, nantinya bersekutu dengan raja Fulk ketika Zengi mengepung kota Damaskus pada tahun 1139 dan tahun 1140; aliansi dinegosiasikan oleh penulis kronik Usamah ibn Munqidh.

Pada akhir tahun 1144, Joscelin II bersekutu dengan Ortoqid dan menyerang Edessa dengan hampir seluruh pasukannya untuk membantu Ortoqid Kara Aslan melawan Aleppo. Zengi, yang ingin mengambil keuntungan dalam kematian Fulk pada tahun 1143, dengan cepat bergerak ke utara untuk mengepung Edessa, yang akhirnya jatuh ketangannya setelah 1 bulan pada tanggal 24 Desember 1144. Manasses dari Hierges, Philip dari Milly dan lainnya dikirim ke Yerusalem untuk membantu, tetapi mereka sudah terlambat. Joscelin II terus menguasai sisa Turbessel, tetapi sedikit demi sedikit sisa daerah tersebut direbut atau dijual kepada Bizantium. Zengi sendiri memuji Islam sebagai "pelindung kepercayaan" dan al-Malik al-Mansur, "raja yang berjaya". Ia tidak menyerang sisa teritori Edessa, atau kerajaan Antiokhia, seperti yang telah ditakuti; peristiwa di Mosul memaksanya untuk pulang, dan ia sekali lagi mengamati Damaskus. Namun, ia dibunuh oleh seorang budak pada tahun 1146 dan digantikan di Aleppo oleh anaknya, Nuruddin. Joscelin berusaha untuk merebut kembali Edessa dengan terbunuhnya Zengi, tapi Nuruddin dapat mengalahkannya pada November 1146.
More aboutSejarah Perang SALIB

Posted by Unknown

More about

Tukeran link Gan

Posted by Unknown on Sunday, April 29, 2012






Tukeran Link Yuk Gan! - Apa itu Tukar Link / Link Exchange?Tukar link merupakan sesuatu hal yang umum diantara sesama blogger, dengan tukar links akan mempererat persahabatan, menambah back link blog kita, menaikkan traffic dan pagerank (ranking website berdasar standart google), bisa dikatakan link exchange atau tukar link adalah kegiatan simbiosis mutualisme suatu kegiatan yang sama-sama menguntungkan diantara sesama bloger, karena secara otomatis popularitas blog kita semakin meningkat.


Para blogger yang saling bertukar link akan mendapatkan berbagai keuntungan, diantaranya adalah agar situs yang bertukar link tersebut dapat terindeks dengan baik oleh mesin pencari. Jadi situs yang bertukar link akan semakin besar keemungkinannya untuk bisa terbaca oleh mesin pencari seperti google. Selain itu link exchange juga dapat meningkatkan tingkat atau rangking pada situs tersebut.
Apa Manfaat Tukar Link / Link Exchange?
Manfaat tukar link tersebut antara lain:
  • Mendapatkan banyak linkpartner di blog Anda;
  • Rangking blog di SERP meningkat;
  • Mendapatkan banyak  anchor text dari blog lain;
  • Visitor ke blog Anda meningkat;
  • Meningkatkan pagerank blog Anda;
  • Mendapatkan backlink dari banyak blog;
Nah tunggu apa lagi, segeralah bertukar link dengan sesama blogger. Dalam bertukar link dengan blog ini, tidak ada persyaratan khusus koq, baik Blog berpagerank rendah atau tinggi, blog baru atau lama, karena bagi saya, manfaat yang paling urgent dalam bertukar link adalah ajang silaturrahmi, manfaat lainnya itu adalah hal yang ke-10. Nah jika mau bertukar link dengan blog ini ikuti cara di bawah ini:

Copy Kode di bawah ini untuk bertukar link:


Mau DAFTAR LINK SOBAT Ada di sini komentar di posting ini dan menyertakan url blog anda
saya akan melihat banner R_G kalau ada banner blog anda akan ada di sini



More aboutTukeran link Gan

My Contact

Posted by Unknown on Sunday, April 1, 2012

                                        MY  CONTACT

  1. Facebook              :https://www.facebook.com/Laksamana12
  2. Twitter                  :https://twitter.com/Laksamana121
  3. Google Plus          :https://plus.google.com/u/0/111920945046633594364/   
  4. Skype                   :Rasta_Gimbal
  5. Email                    :Wong.bugel@gmail.com
More aboutMy Contact