Showing posts with label Biografi. Show all posts
Showing posts with label Biografi. Show all posts

Inilah 6 Panglima Perang Wanita Terhebat di Dunia

Posted by Unknown on Saturday, December 1, 2012



1. Laksamana Malahayati 


Malahayati, adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh. Nama aslinya adalah Keumalahayati. Ayah Keumalahayati bernama Laksamana Mahmud Syah. Kakeknya dari garis ayahnya adalah Laksamana Muhammad Said Syah putra dari Sultan Salahuddin Syah yang memerintah sekitar tahun 1530-1539 M. Adapun Sultan Salahuddin Syah adalah putra dari Sultan Ibrahim Ali Mughayat Syah (1513-1530 M), yang merupakan pendiri Kerajaan Aceh Darussalam.

Pada tahun 1585-1604, memegang jabatan Kepala Barisan Pengawal Istana Panglima Rahasia dan Panglima Protokol Pemerintah dari Sultan Saidil Mukammil Alauddin Riayat Syah IV.
Malahayati memimpin 2.000 orang pasukan Inong Balee (janda-janda pahlawan yang telah tewas) berperang melawan kapal-kapal dan benteng-benteng Belanda tanggal 11 September 1599 sekaligus membunuh Cornelis de Houtman dalam pertempuran satu lawan satu di geladak kapal, dan mendapat gelar Laksamana untuk keberaniannya ini, sehingga ia kemudian lebih dikenal dengan nama Laksamana Malahayati 

2. Joan of Arc


Boleh dikatakan bahwa Joan of Arc adalah simbol ksatria prancis, dialah prajurit wanita yang namanya menyeruak di dunia kemiliteran dunia. Ia adalah wanita yang ikut bertempur langsung dengan Pasukan Inggris dalam rangka mendapatkan kembali tanah Prancis. Ia banyak memenagi pertempuran bersama pasukan Prancis sebelum akhirnya ia tertangkap dan dihukum mati pada bulan Juni 1456. namun ia tetaplah dianggap sebagai Wanita suci sekaligus pahlawan wanita paling berpengaruh di negara Prancis.

3. Cordelia E. Cook


Cordelia E. Cook menjabat sebagai Korps Perawat Angkatan Darat selama Perang Dunia II dan berdiri sebagai wanita pertama yang menerima dua penghargaan atas tindakannya selama perang: Bintang Perunggu dan Purple Heart. Cook ditempatkan di Italia dan berhasil melakukan tugasnya sebagai perawat selama waktu pertempuran sulit dan kawanan tentara yang terluka dan sekarat. Ia berada di dalam pertempuran langsung ketika bertugas merawat para korban yang terluka.

4. Margaret Corbin


Margaret Corbin adalah wanita yang ikut bertempur langsung di Perang Revolusi Amerika. Pada awalnya ia adalah seorang wanita biasa, Tapi pernikahanya dengan John Corbin pada tahun 1772 yang seorang pejuang membuatnya harus ikut bertempur. Mereka berdua berjuang bersama ratusan orang berjuang melawan pasukan Inggris, terutama di Fort Washington di Manhattan.
5. Jamila


Jamila yang mempunyai nama lengkap Djamila Bouhired ini adalah seorang pejuang bwanita yang paling terkenal di dunia. Ia adalah pejuang nasional Aljazair. Bersama mahasiswa-mahasiswa aljazair lainya, ia tergabung dalam Front pembebasan Nasional Aljazair. perjuanganya melawan pendudukan Prancis di aljazair tak hanya melalui jalur diplomasi, Ia juga aktif dalam jalur baku tembak dengan pasukan prancis.

6. Cut Nyak Dhien


Wanita Aceh yang lahir pada tahun 1848 ini adalah salah satu prajurit wanita terbaik yang pernah dimiliki oleh Aceh dan Negara indonesia. Ia bersama Suaminya, Teuku Umar berjuang bersama rakyat Aceh lainya untuk mengusir kependudukan belanda dari tanah Aceh. Ia selalu gigih dalam mengumandangkan kata kebebasan bagi rakyat aceh. Bahkan di usia tuanya, ia tetap berjuang melawan Belanda walaupun hanya dengan kobaran semangatnya
More aboutInilah 6 Panglima Perang Wanita Terhebat di Dunia

Biografi Septinus George Saa - Sang Jenius dari Papua

Posted by Unknown on Tuesday, October 30, 2012



Biografi Septinus George Saa
Septinus George Saa lahir di Manokwari pada 22 September 1986. Sejak kecil, dia sering tinggal berpindah-pindah mengikuti orang tuanya. Bahkan, tak jarang dia hidup terpisah dari orang tua. Dia adalah seorang pemenang lomba First Step to Nobel Prize in Physics pada tahun 2004 dari Indonesia. Makalahnya berjudul Infinite Triangle and Hexagonal Lattice Networks of Identical Resisto. bahkan rumus Penghitung Hambatan antara Dua Titik Rangkaian Resistor yang Ditemukannya diberi namanya sendiri yaitu "George Saa Formula". Prestasi pemuda berusia 19 tahun ini sangat mengagumkan. Rumus yang ditemukannya berhasil memenangkan First Step to Nobel Prize in Physic yang itu mengungguli ratusan paper dari 73 negara yang masuk ke meja juri. Para juri yang terdiri dari 30 jawara fisika dari 25 negara itu hanya membutuhkan waktu tiga hari untuk memutuskan pemuda 17 tahun asal Jayapura ini menggondol emas.

Oge lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya, Silas Saa, adalah Kepala Dinas Kehutanan Teminabuhan, Sorong. Oge lebih senang menyebut ayahnya petani ketimbang pegawai. Sebab, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Silas, dibantu isterinya, Nelce Wofam, dan kelima anak mereka, harus mengolah ladang, menanam umbi-umbian. Kelima anak Silas mewarisi keenceran otaknya. Silas adalah lulusan Sekolah Kehutanan Menengah Atas tahun 1969, sebuah jenjang pendidikan yang tinggi bagi orang Papua kala itu.

Apulena Saa, puteri sulung Silas, mengikuti jejak ayahnya. Ia adalah Sarjana Kehutanan lulusan Universitas Cendrawasih. Franky Albert Saa, putera kedua, saat ini tengah menempuh Program Magister Manajemen pada Universitas Cendrawasih. Yopi Saa, putera ketiga, adalah mahasiswa kedokteran Universitas Kristen Indonesia, Jakarta. Agustinus Saa, putera keempat, mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Negeri Papua, Manokwari. Sementara si Bungsu, Oge, meraih emas di panggung internasional. “Semua anak mama tidak manja dengan uang, sebab kami tidak punya uang,” tutur mama Nelce usai menemani puteranya menerima penghargaan dari Departemen Kehutanan, Selasa (22/6/2004), di Departemen Kehutanan, Jakarta.

Ia bertutur, karena minimnya ekonomi keluarga, Oge sering tidak masuk sekolah ketika SD hingga SMP. Jarak dari rumah ke sekolah sekitar 10 km. Oge harus naik “taksi” (angkutan umum) dengan ongkos Rp 1.500 sekali jalan. Itu berarti Rp 3.000 pulang pergi. “Tidak bisa jajan. Untuk naik “taksi” saja mama sering tidak punya uang. Kalau Oge mau makan harus pulang ke rumah,” katanya.

Bagi Oge prestasi tidak selalu berarti karena uang. Pemuda yang dikenal sebagai playmaker di lapangan basket ini adalah orang yang haus untuk belajar. Selalu ada jalan untuk orang-orang yang haus seperti Oge. Prestasinya di bidang fisika bukan semata-mata karena ia menggilai ilmu yang menurut sebagian anak muda rumit ini.

“Saya tertarik fisika sejak SMP. Tidak ada yang khusus kenapa saya suka fisika karena pada dasarnya saya suka belajar saja. Lupakan saja kata fisika, saya suka belajar semuanya,” katanya. “Semua mata pelajaran di sekolah saya suka kecuali PPKN (Pendidikan Pancasilan dan Kewarganegaraan). Pelajaran itu membosankan dan terlalu banyak mencatat. Saya suka kimia, sejarah, geografi, matematika, apalagi bahasa Indonesia. Saya selalu bagus nilai Bahasa Indonesia,” tambahnya.

Biografi Septinus George Saa
Septinus George Saa
Selepas SD dan SMP yang kerap diwarnai bolos sekolah itu, Oge diterima di SMUN 3 Buper Jayapura. Ini adalah sekolah unggulan milik pemerintah daerah yang menjamin semua kebutuhan siswa, mulai dari seragam, uang saku, hingga asrama. Kehausan intelektualnya seperti menemukan oase di sini. Ia mulai mengenal internet. Dari jagad maya ini ia mendapat macam-macam teori, temuan, dan hasil penelitian para pakar fisika dunia.

Kebrilianan otak mutiara hitam dari timur Indonesia ini mulai bersinar ketika pada 2001 ia menjuarai lomba Olimpiade Kimia tingkat daerah. Karena prestasinya itu, ia mendapat beasiswa ke Jakarta dari Pemerintah Provinsi Papua. Namun mamanya melarang putera bungsunya berangkat ke Ibu Kota. Prestasi rupanya membutuhkan sedikit kenakalan dan kenekatan. Dibantu kakaknya, Frangky, Oge berangkat diam-diam. Ia baru memberitahu niatnya kepada mama tercinta sesaat sebelum menaiki tangga pesawat. Mamanya menangis selama dua minggu menyadari anaknya pergi meninggalkan tanah Papua.

Oge kemudian membuktikan bahwa kepergiannya bukan sesuatu yang sia-sia. Tangis sedih mamanya berganti menjadi tangis haru ketika
November 2003 ia menduduki peringkat delapan dari 60 perserta lomba matematika kuantum di India. Prestasinya memuncak tahun ini dengan menggenggam emas hasil riset fisikanya. Mamanya pun tidak pernah menangis lagi. “Saya ingin jadi ilmuwan. Sebenarnya ilmu itu untuk mempermudah hidup. Ilmu pengetahuan dan teknologi itu membuat hidup manusia menjadi nyaman. Saya berharap kalau saya menjadi ilmuwan, saya dapat membuat hidup manusia menjadi lebih nyaman,” kata dia.

Di Jakarta, ia digembleng khusus oleh Bapak Fisika Indonesia, Profesor Yohanes Surya. Awal November 2006 ia harus mempresentasikan hasil risetnya di depan ilmuwan fisika di Polandia. Ia harus membuktikan bahwa risetnya tentang hitungan jaring-jaring resistor itu adalah orisinil gagasannya. Setelah itu, ia akan mendapat kesempatan belajar riset di Polish Academy of Science di Polandia selama sebulan di bawah bimbingan fisikawan jempolan. Setelah menerima penghargaan itu, George diganjar banyak fasilitas. Menteri pendidikan saat itu, Malik Fadjar, meminta George memilih perguruan tinggi mana pun di Indonesia tanpa tes. Kampus tempat dia kuliah juga diwajibkan memberikan fasilitas belajar. George sempat bingung memilih kampus sebelum utusan Direktur Eksekutif Freedom Institute Rizal Mallarangeng mendatangi dirinya. ''Saya diminta menemui Pak Aburizal Bakrie,'' ungkap pria kelahiran 22 September 1986 tersebut.

Freedom Institute menawari George kuliah di luar negeri. Memilih negara mana pun akan dikabulkan. Mau di benua Amerika, Eropa, bahkan Afrika sekali pun, terserah George. Beasiswa tersebut bukan hanya uang kuliah, tapi juga uang saku serta biaya hidup. Pria penghobi basket itu sempat bingung memilih negara. Rizal Mallarangeng mengusulkan agar dirinya memilih Amerika. Sebab, negara pimpinan Barack Obama tersebut bagus untuk belajar dan melakukan penelitian. George lantas mendaftar ke jurusan aerospace engineering di Florida Institute of Technology. Kampus di pesisir timur Amerika di Brevard County. Kampus itu berdekatan dengan Kennedy Space Center dan tempat peluncuran pesawat NASA (National Aeronautics and Space Administration).

Di jurusan aerospace engineering alias teknik dirgantara itu, George mempelajari semua hal tentang pesawat terbang, baik pesawat terbang di angkasa maupun luar angkasa. Dia juga mempelajari ilmu yang supersulit di jagat aerospace, yakni rocket science. ''Saking sulitnya, orang Amerika sering bilang, you don't need rocket science to figure it out,'' katanya lantas terkekeh. Di antara 200-an mahasiswa seangkatan, hanya 40 orang yang lulus. George mempelajari semua hal tentang pesawat terbang. Mulai struktur pesawat, aerodinamika, daya angkat, hingga efisiensi berat dalam teknologi pembuatan burung besi itu.

George Saa
George Saa
Ada alasan khusus dirinya suka pesawat terbang. Selain memang mengagumi presiden ketiga Indonesia B.J. Habibie yang gandrung pesawat itu, lelaki bertubuh gempal tersebut semula ingin menjadi pilot. Namun, karena kedua matanya minus 3,25, dia harus mengalihkan impiannya. ''Kalau nggak bisa menerbangkan pesawat, saya harus bisa membuat pesawat. Setidaknya, memahami teknologi pesawat terbang,'' tegasnya. Tahun pertama di Amerika sangat sulit bagi George. Sebab, dia belum fasih berbahasa Inggris. Pernah, dia tertahan sejam di bagian imigrasi. ''Saya hanya duduk dan diam selama sejam gara-gara tidak bisa bahasa Inggris,'' tuturnya.

Karena itu, tahun pertama, George tak langsung kuliah. Dia belajar bahasa di sekolah bahasa Inggris English Language Service di Cleveland, negara bagian Ohio, AS. Selama setahun dia ngebut belajar bahasa. Mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00, dia melahap materi-materi bahasa Inggris. ''Saya mempelajari lagi grammar dan kosakata,'' jelas anak bungsu pasangan Silas Saa dan Nelly Wafom itu. George lulus pada akhir 2009. Kini, dia bekerja di perusahaan internasional yang bergerak di bidang migas sembari bantu-bantu di lembaga yang memberinya beasiswa, Freedom Institute. ''Tiga minggu ini aku di Jakarta. Nanti ke laut lagi,'' katanya.

Referensi :

- http://www.astrodigi.com/2010/08/septinus-george-saa-anak-petani-papua.html
- http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com
- http://id.wikipedia.org/wiki/Septinus_George_Saa
- http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1085284643
More aboutBiografi Septinus George Saa - Sang Jenius dari Papua

Apa sih Gangnam Style itu?

Posted by Unknown on Monday, October 29, 2012



Apa sih Gangnam Style itu? Gangnam Style adalah sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Park Jae Sang (atau yang lebih dikenal dengan PSY), seorang rapper asal Korea Selatan. Kalo diliat dari klip dan liriknya sih lagu ini bercerita tentang gaya cowok Gangnam tajir yang disukai banyak wanita. Gangnam sendiri adalah nama distrik di Korea yang terkenal sebagai area elit tempat tinggal banyak artis papan atas, publik figur, maupun para chaebol dan orang terkenal lainnya.

Gangnam Style

Seperti yang dikutip dari kompasiana, lagu ini pertama kali dirilis di Korea pada 15 Juli lalu dan menempati posisi puncak di berbagai tangga lagu negeri ginseng itu. Karena keunikan dan kelucuan PSY di video ini yang berjoget-joget di beberapa titik area di Gangnam, para fans K-Pop pun mulai menyebarkan video ini lewat jejaring sosial media mereka. Efek bola salju pun muncul. Video “Gangnam Style” PSY yang diunggah di akun Youtube resminya pun sampai tulisan ini dibuat sudah dilihat lebih dari 73 juta kali! 

Gangnam Style sendiri identik dengan "horse dance" yang dilakukan dengan sangat atraktif dan gila oleh PSY. Tapi ada juga yang bilang kalo Gangnam Style adalah the second Macarena karena tariannya yang catchy banget. Hahaha.

Kehebohan Gangnam Style gak sampai di situ aja. Kepopuleran lagu ini bahkan membuat beberapa pihak melarang Gangnam Style demi alasan keamanan. Wakakak. Sampai segitunya ya.

Dari berbagai data yang saya dapat, kebanyakan menyebutkan bahwa video ini telah menarik perhatian penyanyi luar negeri, diantaranya Robbie Williams, T-Pain, dan Josh Groban, setidaknya dalam tweet mereka. Bahkan kabarnya manajemen yang menaungi Justin Bieber tertarik mengajak Park Jae Sang alias PSY untuk berkolaborasi.

Video resmi Gangnam Style yang diupload pada 15 Juli 2012 oleh officialpsy, pada saat artikel ini ditulis telah dilihat sebanyak 28,894,973 kali dan menempati nomor 2 di YouTube 100

Pertanyaannya, kenapa video ini mendunia? mengalahkan artis K-Pop lainnya dalam waktu sangat singkat, belum sampai sebulan. Saya juga tak tahu pasti. Coba tonton videonya dan Anda mungkin akan dapat jawabannya.

Gangnam adalah sebuah lokasi di kota Seoul, Korea Selatan. Bagi yang menginginkan tubuh lebih indah, Gangnam adalah surganya. 90 persen dari 300-an klinik operasi plastik di Korea Selatan ada disini. Namun tidak begitu menurut Park Jae Sang. Dalam videonya ini dia mencibir, bagaimana orang-orang Korea tergila-gila pada penampilan fisik yang “sempurna”.

CNN pernah bahas PSY dan media di dunia sedang membahas tentang PSY dan gangnam style, memang wajib gw akuin PSY kasih udara segar.norak dan berusaha jadi boyband yang gaya tapi mentok di badan..tapi itu point lucu dan menariknya.

Foto Gangnam Style






Video Oppa Gangnam Style



Lirik Oppa Gangnam Style

Oppan gang-namseutayil
Kang-namseutayil
Naje-neun ttasaroun inkanjeo-gin yeoja
Keopi hanjanye yeoyureuraneun pumkyeok i-nneun yeoja
Bami omyeon shimjangi tteugeowojineun yeoja
Keureon banjeon i-nneun yeoja
Naneun sana-i
Naje-neun neomankeum ttasaroun geureon sana-i
Keopi shikgido jeone wonsyas ttaerineun sana-i
Bami omyeon shimjangi teojyeobeorineun sana-i
Keureon sana-i
Areumdawo sarangseureowo
Keurae neo hey keurae baro neo hey
Areumdawo sarangseureowo
Keurae neo hey keurae baro neo hey
Chigeumbu-teo kal dekkaji kabol-kka
Oppan gang-namseutayil
Kang-namseutayil
Oppan gang-namseutayil
Kang-namseutayil
Oppan gang-namseutayil
Eh- sexy lady
Oppan gang-namseutayil
Eh- sexy lady
O-oo-o
Jeongsu-khae boijiman nol ttaen noneun yeoja
Ittaeda shipeumyeon mukkeot-deon meori puneun yeoja
Karyeot-jiman wen-manhan nochulboda yahan yeoja
Keureon gamkakjeo-gin yeoja
Naneun sana-i
Jeomjanha boijiman nol ttaen noneun sana-i
Ttae-ga dwehmyeon wahnjeon michyeobeorineun sana-i
Keunyukboda sasangi ul-tungbul-tung-han sana-i
Keureon sana-i
Areumdawo sarangseureowo
Keurae neo hey keurae baro neo hey
Areumdawo sarangseureowo
Keurae neo hey keurae baro neo hey
Chigeumbu-teo kal dekkaji kabol-kka
Oppan gang-namseutayil
Kang-namseutayil
Oppan gang-namseutayil
Kang-namseutayil
Oppan gang-namseutayil
Eh- sexy lady
Oppan gang-namseutayil
Eh- sexy lady
O-oo-o
Ttwiineun nom keu wiie naneun nom
Baby baby
Naneun mwol jom aneun nom
Ttwiineun nom keu wiie naneun nom
Baby baby
Naneun mwol jom aneun nom
You know what i’m saying
Oppan gang-namseutayil
Eh- sexy lady
Oppan gang-namseutayil
Eh- sexy lady
Oppan gang-namseutayil
More aboutApa sih Gangnam Style itu?

Biografi Ras Muhammad

Posted by Unknown on Saturday, October 27, 2012



Apakah ada filosofi di balik nama kamu?
nama Muhamad diambil dari nama pertama Muhamad Egar. Sedang nama sebutan Ras diambil dari kosa kata bahasa Jamaika yang berarti bung/brur/mas. Akar kata Ras berasal dari kata Rastaman atau orang yang telah memahami falsafah dan ajaran Ras Tafari. Kata Ras sendiri dalam bahasa Amharik (Ethiopia) berarti Prince, putra bangsawan. Kalo boleh mengutip kata-kata Om Bob Marley "Reggae music is King Music", musik Reggae adalah musik yang disuguhkan untuk para
bangsawan/Royal Music.
catatan :
Ibarat/Seperti tarian Bedoyo Ketawang di Kraton Solo yang harus ditarikan dengan penuh kehidmatan krn dipersembahkan untuk tontonan sang Raja. Karenanya nafas Reggae mestinya dimainkan dengan "High Sophistication" dan mengikuti tradisi-tradisi....
Kenapa milih aliran musik reggae? Hal-hal apa saja yg membuat milih genre ini?
Kenapa gue ngga memilih musik Rock ? Padahal enak kalee yaa di musik Rock kan bisa dinyanyiin sambil mabok sedang di Reggae pantangan mabok....... Musik Reggae membawa missi yang mulia, jiwa Reggae adalah hembusan nafas perdamaian dan persatuan, kesetaraan umat manusia. Reggae menebarkan vibe positif/getaran-getaran positif dan menghindari yang negatif. Reggae adalah perjuangan dan juga bentuk ungkapan jeritan kaum papa terhadap ketimpangan sosial dan ketidak adilan......Nah kenapa musti pilih musik lain ?
Kalau inspirasi lagu-lagunya dari mana? Influences?
...inspirasi ? Kejadian sehari-hari, lingkungan, keadaan sosial masyarakat kita dan juga pandangan berbagai tokoh/pemimpin dunia seperti Mahatma Gandhi, Martin Luther King Jr, King Selassie I, Bung Karno dan negarawan lainnya.
....influences ? Yang mempengaruhi musik gua ....hmm ...buuuannyaaak banget ..... dari Garnett Silk, Burning Spear, Abysinians, Sizzla, Ras Michael, Jacob Miller, Augustus Pablo, King Tubby, KRS-One, Wu Tang, NAS, Black Uhuru dan masih puluhan artis Reggae yang laen .... nyaho lo..he he he .....Gue termasuk yang beruntung, krn pernah tinggal di New York Amrik 12 tahun, jadi explorasi gue terhadap musik Reggae ....hmm.... sorry yee duaaleem banget..
Kalo punya album sudah berapa album yang dikeluarkan?
Baru dua buah saja tuh .....
Album Yang Pertama, "Declaration of Truth", awal tahun 2005, (10 Lagu), self edar di New York, (di Indonesia sudah ditawar Aksara Records seeh untuk di cetak ulang, tapi masih gw hold dulu) .....
Album yang Kedua "Reggae Ambassador" (15 lagu), Januari 2007, secara Indie dan diedarkan oleh Aksara Records..
Sejak kapan mulai konsen di genre Reggae dan sdh berapa lama?
Sejak tahun 2003, tahun-tahun terakhir gue di kota New York, merupakan periode formatif yang menentukan jenis musik gue. Karena gue memperoleh kesempatan belajar dari musisi Reggae Jamaika yang tinggal di Brooklyn, New York, yang memutar piringan hitam/dubplates (vinyl) di Perusahaan Brooklyn Sound Systems. Masa-masa tersebut sangat influensial bagi pengembangan kemampuan style gue dalam menyanyi/nge-Deejay (sebutan nge-Rap dlm bhs slank Jamaika). Pembelajaran tersebut menghasilkan karya gue spt sekarang ini yang mencampurkan warna Tribal Riddims dari Dancehall Reggae, nafas tradisional Reggae musik serta pesan-pesan spiritualnya Ras Tafari. ......
Catatan :
Musik Reggae mempunyai empat Sub-Genre yaitu :
- Roots : contohnya tembang2 yang dinyanyikan Bob Marley;
- Dub : contohnya tembang2 yang dinyanyikan King Tubby,
- Lovers Rock : contohnya tembang2 yang dinyanyikan oleh Gregory Isaacs;
- Dancehall : contohnya Damian Marley, Sean Paul.
Pernah ikut musik competition atau Reggae Festival?
ndak dong .... karena jiwa musik Reggae adalah brotherhood dan saling mendukung ... jadi tidak untuk dikompetisikan. Penyanyi Reggae Capleton bilang "Reggae music is a mission not a competition", jadi jangan sampe dhe ada ajang kompetisi Reggae .... he he he ....Musik Reggae laen dong, musik Reggae adalah musik yang punya missi/tujuan bukan persaingan. Kalo masuk sekedar masuk chart sih iyaaa ...Alhamdulillah, beberapa tembang gue dalam Album Reggae Ambassador menurut versi www.soundclick.com dari sejumlah 9.650 Reggae Internasional yang diupload disitu itu adalah : "Run Dat" bertengger diperingkat ke-60; "Runaway" di peringkat ke-62,"J TownRock" dan "Leaving Babylon" berkejaran diperingkat ke-75 dan ke-76 .... he he he .... bangga juga seh seorang putra Indonesia bisa meraih peringkat segetuu dari sembilanrebu enam ratus lagu Reggae Internasional wuuiiihh.. Ikut Reggae Festival di New York sering seeh.....
Bisa sebutkan sering manggung dimana saja?
Dimana-mana, di seantero Nusantara dan di Jakarta tentunya. Namun yang paling mengesankan buat gue adalah saat gue ngamen di Time Square kota New York bersama grup gue (Ras Juichi, Ras Yasu, Ras Takashi), dari jam dua siang mpe jam enem sore ... huhuhu ... Pas selesai gue bingung, krn yang nonton nglemparin coin 25 cent dollaran, ke kantong Jembe kita ...Waktu dibagi berempat masing-masing dpt 250 dollar, tapi coin nan semua ....huahakhakhak... buerrat banget ada tiga kilo kalee ... pas gue masukkin ke Bank, tellernya bingung kale yaa nih orang asia dapat recehan darimana ...hu hu hu ...nda bisa lupa dhe
catatan :
ngamen di New York musti pake ijin ke Polisi, untuk tempat dan waktunya. Bagus ya mereka, jadi pengamen diatur waktunya biar jadualnya nda tabrakan. Selain itu untuk jadi pengamen harus punya sertifikat dari semacam Departemen Kebudayaan. Yang menyatakan bahwa si Artis memang mempunyai keahlian keartisan. Sooo nda sembarangan ngamen ...tak gampang nggelar keset di statsiun bawah tanah lalu
ngak-ngik-ngok . . . bisa-bisa diusir dan dibubarin pak polisi.
Selain bermusik ada hobi lain, misalnya main bola, dll?
Nonton film (yang bermutu), beli Album CD-CD baru terutama yang Reggae dan hobby ini acapkali diprotes enyak gue....soalnya gue naruhnya suka disana-sini .... nah dari koleksi yang ratusan keping tersebut...enyak gue yang sering membereskannya ... hehehe ... maapin ya..
Markas atau tempat ngumpul dimana?
Wah markas ? ... Di mana saja...sepanjang jalan ... karena musik Reggae musik jalanan bukan musik pantai dan bukan musik orang borjuis ataupun orang Hedonist yang hobbynya suka-suka, foya-foya, mabok-mabokan
Sumber : http://www.indoreggae.com
More aboutBiografi Ras Muhammad

Biografi Shalahuddin Al-Ayubi

Posted by Unknown



Shalahuddin Al-Ayubi terlahir dari keluarga Kurdish di kota Tikrit (140km barat laut kota Baghdad) dekat sungai Tigris pada tahun 1137M. Masa kecilnya selama sepuluh tahun dihabiskan belajar di Damaskus di lingkungan anggota dinasti Zangid yang memerintah Syria, yaitu Nur Ad-Din atau Nuruddin Zangi.


Salahudin Al-Ayubi atau tepatnya Sholahuddin Yusuf bin Ayyub, Salah Ad-Din Ibn Ayyub atau Saladin/salahadin (menurut lafal orang Barat) adalah salah satu pahlawan besar dalam tharikh (sejarah) Islam. Satu konsep dan budaya dari pahlawan perang ini adalah perayaan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang kita kenal dengan sebutan maulud atau maulid, berasal dari kata milad yang artinya tahun, bermakna seperti pada istilah ulang tahun. Berbagai perayaan ulang tahun di kalangan/organisasi muslim sering disebut sebagai milad atau miladiyah, meskipun maksudnya adalah ulang tahun menurut penanggalan kalender Masehi.

Selain belajar Islam, Shalahuddin pun mendapat pelajaran kemiliteran dari pamannya Asaddin Shirkuh, seorang panglima perang Turki Seljuk. Kekhalifahan. Bersama dengan pamannya Shalahuddin menguasai Mesir, dan mendeposisikan sultan terakhir dari kekhalifahan Fatimid (turunan dari Fatimah Az-Zahra, putri Nabi Muhammad SAW).

Dinobatkannya Shalahuddin menjadi sultan Mesir membuat kejanggalan bagi anaknya Nuruddin, Shalih Ismail. Hingga setelah tahun 1174 Nuruddin meninggal dunia, Shalih Ismail bersengketa soal garis keturunan terhadap hak kekhalifahan di Mesir. Akhirnya Shalih Ismail dan Shalahuddin berperang dan Damaskus berhasil dikuasai Sholahuddin. Shalih Ismail terpaksa menyingkir dan terus melawan kekuatan dinasti baru hingga terbunuh pada tahun 1181. Shalahuddin memimpin Syria sekaligus Mesir serta mengembalikan Islam di Mesir kembali kepada jalan Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Dalam menumbuhkan wilayah kekuasaannya Shalahuddin selalu berhasil mengalahkan serbuan para Crusader dari Eropa, terkecuali satu hal yang tercatat adalah Shalahuddin sempat mundur dari peperangan Battle of Montgisard melawan Kingdom of Jerusalem (kerajaan singkat di Jerusalem selama Perang Salib). Namun mundurnya Sholahuddin tersebut mengakibatkan Raynald of Châtillon pimpinan perang dari The Holy Land Jerusalem memrovokasi muslim dengan mengganggu perdagangan dan jalur Laut Merah yang digunakan sebagai jalur jamaah haji ke Makkah dan Madinah. Lebih buruk lagi Raynald mengancam menyerang dua kota suci tersebut, hingga akhirnya Shalahuddin menyerang kembali Kingdom of Jerusalem di tahun 1187 pada perang Battle of Hattin, sekaligus mengeksekusi hukuman mati kepada Raynald dan menangkap rajanya, Guy of Lusignan.

Akhirnya seluruh Jerusalem kembali ke tangan muslim dan Kingdom of Jerusalem pun runtuh. Selain Jerusalem kota-kota lainnya pun ditaklukkan kecuali Tyres/Tyrus. Jatuhnya Jerusalem ini menjadi pemicu Kristen Eropa menggerakkan Perang Salib Ketiga atau Third Crusade.

Perang Salib Ketiga ini menurunkan Richard I of England ke medan perang di Battle of Arsuf. Shalahuddin pun terpaksa mundur, dan untuk pertama kalinya Crusader merasa bisa menjungkalkan invincibilty Sholahuddin. Dalam kemiliteran Sholahuddin dikagumi ketika Richard cedera, Shalahuddin menawarkan pengobatan di saat perang di mana pada saat itu ilmu kedokteran kaum Muslim sudah maju dan dipercaya.

Pada tahun 1192 Shalahuddin dan Richard sepakat dalam perjanjian Ramla, di mana Jerusalem tetap dikuasai Muslim dan terbuka kepada para peziarah Kristen. Setahun berikutnya Shalahuddin meninggal
dunia di Damaskus setelah Richard kembali ke Inggris. Bahkan ketika rakyat membuka peti hartanya ternyata hartanya tak cukup untuk biaya pemakamannya, hartanya banyak dibagikan kepada mereka yang membutuhkannya.


Data lengkap tentang King Salahudin Al-Ayubi
Memerintah 1174 M. – 4 Maret-1193 M.
Dinobatkan 1174 M.
Nama lengkap Yusuf Ayyubi
Lahir 1138 M. di Tikrit, Iraq
Meninggal 4 Maret-1193 M. di Damaskus, Syria
Dimakamkan Masjid Umayyah, Damaskus, Syria
Pendahulu Nuruddin Zengi
Pengganti Al-Aziz
Dinasti Ayyubid
Ayah Najmuddin Ayyub


Selain dikagumi Muslim, Shalahuddin atau Saladin/salahadin mendapat reputasi besar di kaum Kristen Eropa, kisah perang dan kepemimpinannya banyak ditulis dalam karya puisi dan sastra Eropa, salah satunya adalah The Talisman (1825) karya Walter Scott.

Masa lalu memang tidak mudah pergi meskipun kita seperti tak ingin menengoknya. Bahkan di salah satu tembok Masjid Umayyah yang dulu adalah Katedral Yahya Pembaptis yang dipermak jadi masjid yang indah di tahun 700-an itu, seorang sejarawan masih menemukan sisa inskripsi ini: "Kerajaan-Mu, ya, Kristus, adalah kerajaan abadi...."

Tapi jika masa lalu tak mudah pergi, dari bagian manakah dari Saladin yang akan datang kepada kita kini? Dari ruang makamnya yang kusam, mitos apa yang akan kita teruskan? Kisah Saladin adalah kisah peperangan. Dari zamannya kita dengar cerita dahsyat bagaimana agama-agama telah menunjukkan kemampuannya untuk memberi inspirasi keberanian dan ilham pengorbanan - yang kalau perlu dalam bentuk pembunuhan.

Tapi sebagian besar kisah Saladin - yang tersebar baik di Barat maupun di Timur dari sejarah Perang Salib yang panjang di abad ke- 12 itu - adalah juga cerita tentang seorang yang pemberani dalam pertempuran, yang sebenarnya tak ingin menumpahkan darah. Saladin merebut Jerusalem kembali di musim panas 1187. Tapi menjelang serbuan, ia beri kesempatan penguasa Kristen kota itu untuk menyiapkan diri agar mereka bisa melawan pasukannya dengan terhormat. Dan ketika pasukan Kristen itu akhirnya kalah juga, yang dilakukan Saladin bukanlah menjadikan penduduk Nasrani budak-budak. Saladin malah membebaskan sebagian besar mereka, tanpa dendam, meskipun dulu, di tahun 1099, ketika pasukan Perang Salib dari Eropa merebut Jerusalem, 70 ribu orang muslim kota itu dibantai dan sisa-sisa orang Yahudi digiring ke sinagog untuk dibakar.

"Anakku," konon begitulah pesan Sultan itu kepada anaknya, az-Zahir, menjelang wafat, "...Jangan tumpahkan darah... sebab darah yang terpercik tak akan tertidur."

Dalam hidupnya yang cuma 55 tahun, ikhtiar itulah yang tampaknya dilakukan Saladin. Meskipun tak selamanya ia tanpa cacat, meskipun ia tak jarang memerintahkan pembunuhan, kita toh tahu, bagaimana pemimpin pasukan Islam itu bersikap baik kepada Raja Richard Berhati Singa yang datang dari Inggris untuk mengalahkannya. Ketika Richard sakit dalam pertempuran, Saladin mengiriminya buah pir yang segar dingin dalam salju, dan juga seorang dokter. Lalu perdamaian pun ditandatangani, 1 September 1192, dan pesta diadakan dengan pelbagai pertandingan, dan orang Eropa takjub bagaimana agama Islam bisa melahirkan orang sebaik itu.

Kita sekarang juga mungkin takjub bagaimana masa lalu bisa melahirkan orang sebaik itu. Terutama ketika orang hanya mencoba menghidupkan kembali apa yang gagah berani dari abad ke- 12 tapi meredam apa yang sabar dan damai dari sebuah zaman yang penuh peperangan. Tapi pentingkah sebenarnya masa silam?

Dari makam telantar orang Kurdi yang besar itu, suatu hari di tahun 1970-an, saya kembali ke pusat Damaskus, lewat lorong bazar yang sibuk di depan Masjid Umayyah. Kota itu riuh, keriuhan yang mungkin tanpa sejarah.

l9 Januari 1991
(Goenawan Mohamad, Catatan Pinggir 4, Grafiti, 1995, h.
388-390)

More aboutBiografi Shalahuddin Al-Ayubi

The SKATALITES

Posted by Unknown on Friday, October 26, 2012



Di era akhir tahun '50-an, musik ska merupakan musik Jamaika satu satunya selain mento (mento adalah gaya musik rakyat Jamaika yang paling pertama dan sangat mempengaruhi musik ska serta reggae). Karena tidak ada label rekaman lokal saat itu, sehingga musisi setempat menyalurkan bakat musik mereka dengan tampil bermain band ditempat-tempat hiburan seperti menjadi home band di sebuah pub atau hotel.
Skatalites adalah sebuah band ska dari Jamaika yang dibentuk oleh: Trevor Simmons, Tommy Mc. Cook (meninggal 1998), Rolando Alphonso (meninggal 1998), Lloyd Brevett, Lloyd Knibb, Lester Sterling, Don Drummond (meninggal 1969), Jah Jerry Haynes (meninggal 2007) , Jackie Mittoo (meninggal 1990), Johnny Moore (meninggal 2008) dan Jackie Opel (meninggal 1970). Mereka sejak tahun 1955 telah lama sering main musik bersama. Moore, Mc. Cook, Sterling, dan Drummond merupakan alumni Alpha Cottage School, yakni sebuah lembaga pendidikan bagi anak laki-laki bermasalah yang berada di Kingston, dan dijalankan oleh keuskupan Katholik. Selain ketatnya proses belajar mengajar, sekolah itu juga terkenal dengan program musiknya, dan selama bertahun-tahun merubah ratusan anak-anak nakal menjadi orang-orang berguna dan

Alpha Cottage School menghasilkan banyak musisi yang menonjol selama era 40-an sampai 50-an, dimana pada masa itu eranya band dansa. The Skatalites setiap harinya menjadi band pengiring untuk Stranger Cole, Alton Ellis, Ken Boothe, Toots And The Maytals, Delroy Wilson, Bob Marley And The Wailers, Peter Tosh, dan Jimmy Cliff .
Tahun 1962, saat di mana Jamaika sedang cenderung meniru musik-musik Amerika, Cecil Bustamente Campbell yang kemudian dikenali dengan nama 'Prince Buster', tahu bahwa sesuatu yang baru amat dibutuhhkan pada saat itu. Ia memiliki seorang gitaris yang bernama Jah Jerry yang kemudian bereksperimen di musik dengan menitik beratkan ketukan afterbeat ketimbang downbeat.
Hingga pada saat ini ketukan afterbeat menjadi esensi dari singkop (penukaran irama) khas Jamaika. Ska pun lahir. Soundsystem/studio rekaman pun mulai merekam hasil kerja mereka. Dengan tidak memberikan label pada vinyl (piring hitam), tujuannya agar memperoleh keuntungan diantara para pesaingnya. Sehingga yang lain tidak dapat melihat apa yang dimainkan, dan mencuri untuk sondsystem mereka sendiri. Pada tahun itu pula, Dodd membuka studio rekaman miliknya yang bernama Studio One. Skatalites mulai bekerja makin serius dalam merilis lagu di studio tersebut. Pada saat yang sama ikut pula bergabung Mc. Cook. Sebelumnya pada tahun 1954 ia pernah meninggalkan Jamaika untuk bergabung dengan home band di Zanzibar Club, di Nassau. Studio diresmikan dengan langsung merilis album Jazz Jamaika From The Workshop, yang menampilkan McCook, Alphonso, Drummond, dan gitaris Ernest Ranglin.

Pemberian nama band berawal ketika Knibb memberikan saran nama “Satelite”, namun Tommy Mc. Cook berkata, "Kami bermain ska ..., sehingga disepakatilah nama The Skatalites. Pada tahun 1964 Skatalites meluncurkan album pertama mereka yang berjudul Ska Otentik di Studio One di Kingston dan melakukan tur ke seluruh Jamaika. Beberapa personil lama yang masih tetap bertahan di album ini, antara lain: gitaris Jerome "Jah Jerry" Hinds, bassis Lloyd Brevett, pianis muda Donat Roy "Jackie" Mittoo, drummer Lloyd Knibbs, trumpet Johnnie "Dizzie" Moore, saksofonis tenor Tommy Mc. Cook, saksofonis alto Lester Sterling dan Roland Alphonso, serta trombonis Don Drummond. Dari sinilah awal dimana mereka dianggap sebagai group yang mempopulerkan musik ska. Mereka memainkan pertunjukan pertama mereka pada tanggal 27 Juni di klub Hi-Hat, di Water Lane, Rae Town. Skatalites banyak bekerja sama dengan beberapa musisi muda berbakat seperti Delroy Wilson, Desmond Dekker, The Wailers, Lee Perry, dll
Beberapa vokalis yang juga pernah ikut bermain bersama Skatalites antara lain Jackie Opel, Tony Dacosta, Doreen Schaeffer, dan bintang calypso Joseph "Lord Tanamo" Gordon.
Pada musim gugur 1964, komposisi Don Drummond yang berjudul Man in the Street, masuk Top 10 di Inggris. Trombonis Drummond memiliki setidaknya 200 lagu atas namanya pada tahun 1965. Pada tanggal 1 Januari 1965, Don Drummond dipenjara karena membunuh pacarnya yang bernama Anita "Marguerita" Mahfood. Ia kemudian dinyatakan bersalah dan diserahkan ke Bellevue Asylum. Don Drummond meninggal pada tanggal 6 Mei 1969, di Bellevue Asylum.
Pada bulan Agustus, 1965, The Skatalites memainkan pertunjukan terakhir mereka. Setelah itu mereka pecah menjadi dua supergroup, Rolando Alphonso membentuk Soul Vendors sementara Tommy Mc. Cook memiliki Supersonics. Akhirnya nama besar Skatalites sempat redup beberapa tahun.Di tahun 1975, sebagian besar personil Skatalites berkumpul kembali untuk merekam solo album. Para personil seperti Brevett's, African Roots. Mc. Cook, Alphonso, Sterling, Ranglin, Mittoo, dan Knibbs semua mengambil bagian dalam proses penggarapan. Dua tahun kemudian, album Hot Lava muncul, sebagai penghormatan buat Tommy Mc. Cook & Skatalites.

Pada tahun 1978, pimpinan Island Record yakni Chris Blackwell meyakinkan anggota untuk berkumpul kembali dan merekam album Big Guns. Namun, karena perselisihan antara pihak label dan Mc. Cook, tertunda hingga tahun 1984, ketika akhirnya dirilis sebagai Return Of The Big Guns. Tahun sebelumnya, kelompok itu kembali bersatu di bawah naungan produser Bunny Lee untuk Skatalites With Sly and Robbie and Taxi Gang. Masih ditahun yang sama yaitu 1983, di sela-sela latihan mereka menghasilkan lagu baru yaitu Rolling Steady dengan Lord Tanamo pada vokal, yang direkam pada Music Mountain Studio, tetapi dirilis nanti pada tahun 2007 di Motion Records. Album ini termasuk penghargaan mereka kepada Don Drummond, 'Big Trombon'.
Gaya tempo swing, jazzy brass, steady, dan skanking beat , mudah didengar pada rilis vokal dan juga pada instrumen mereka. Grup ini lebih suka memainkan instrumen, meskipun ada juga beberapa lagu mereka yang diiringi vokalis
Pada bulan April 1989, The Skatalites didukung Bunny Wailer’s Liberation Tour menampilkan 7 personil asli, yaitu : Tommy Mc. Cook, Roland Alphonso, Lester Sterling, Johnny Moore, Jackie Mittoo, Lloyd Brevett, dan Lloyd Knibb dengan tamu istimewa Dion Knibb pada vokal, Devon James pada gitar, dan Ken Stewart pada keyboard, dan tahun berikutnya pertunjukan mereka didukung Prince Buster. Pada bulan Januari 1990, The Skatalites melakukan tour utama mereka yang pertama kali di AS dengan personil asli yang sama, kecuali Jackie Mittoo dan Lester Sterling. Pada tanggal 16 Desember 1990, Jackie Mittoo meninggal di Toronto, Kanada akibat kanker. Antara 1991 dan 1993, The Skatalites melanjutkan tur AS, serta pada tahun 1992 melakukan tur pertama mereka di Eropa.

Pada tahun 1993 album materi baru Skavoovee akhirnya muncul. Menampilkan personil inti, seperti Mc. Cook, Brevett, Sterling, dan Knibbs, album ini sangat terkenal. Selama tahun 1994 Roland Alphonso masih tetap bergabung untuk album Hi-Bop Ska: The 30th Anniversary Recording, yang juga menampilkan mantan vokalis Doreen Schaeffer, Prince Buster, dan Toots Hibbert, serta mengumpulkan semua bintang musisi jazz. Album ini pantas memperoleh nominasi Grammy pertama buat band mereka. Mc. Cook mendapat serangan jantung pada tahun 1995 yang nyaris memperlambat agenda show grup. Band ini pun melanjutkan jadwal tur padat mereka tanpa dia sampai si tenor saksofonis tersebut kembali bergabung dengan mereka di awal tahun berikutnya.
Ditahun 1996 ucapan yang luar biasa dari Skamania yang memberikan penghormatan terhadap Mc. Cook atas tekad dan kontribusinya terhadap Skatalites setelah mengalami gangguan kesehatan, dan memperoleh nominasi Grammy kedua bagi grupnya.
Tahun 1997, Skatalites merilis album Balls of Fire, di mana band tersebut kembali menciptakan banyak hits ska lama mereka dengan gaya jazz yang lebih baru. Di musim gugur pada tahun itu, Alphonso ambruk di panggung di Hollywood's Key Club. Dia koma segera setelah kejadian itu, dan pada tanggal 20 November, ia pun meningga.Menyusul setahun kemudian pada tanggal 5 Mei 1998, pemain saksofon legendaris Mc. Cookmeninggal dunia diusia 71 tahun. Tapi tak peduli seberapa besar kontribusi setiap individu dari para personil, Skatalites selalu lebih besar dari pada pribadi masing-masing personilnya, sehingga dengan demikian band ini tetap berkarier. Pada tahun 2000, mereka merilis album Bashaka dan jadwal tur mereka terus berlanjut. Sementara tur Eropa pada 2001, mereka sempat rekaman lagi, hingga tahun 2003 dirilislah album From Paris With Love.
Pada bulan April 2003, Skatalites kembali ke studio bersama Toots Hibbert untuk merekam kontribusinya dalam album baru yang berjudul True Love. Mereka rekaman lagu Never Grow Old bersama Terry Hall dan U-Roy. Album ini juga dilengkapi tamu istimewa, termasuk Willie Nelson, Bonnie Raitt, Eric Clapton dan lain lain. Album ini kemudian memenangkan Grammy untuk tahun 2004. Pada bulan Maret 2004, Skatalites mengumumkan awal tur HUT ke-40 mereka termasuk ke Kolombia, Yunani dan Singapura, di samping sejumlah kunjungan secara menyeluruh,. Vin Gordon dan Karl Bryan bergabung dengan band.
Pada bulan April 2005, Skatalites kembali melakukan tur keliling dunia dengan pemain bas mereka yang baru yaitu Val Douglas, berasal dari A-Team band yang merupakan band pendukung utama pada Reggae Sunsplash Tours di tahun 1980-an dan 1990-an lalu. The Skatalites terus menciptakan para musisi top dunia di genre mereka. Pada bulan Oktober 2005, The Skatalites merilis album The Skatalites In Orbit, Vol.1 yang direkam di Buenos Aires.
Pada bulan Maret 2006, Skatalites bermain di La Bal De La Rose untuk Caroline, Putri dari Hanover, bersama dengan Jimmy Cliff, The Wailers dan Alpha Blondy. Pertunjukan ini dimulai tahun 2006 pada Global Tour Orbit mencapai Australia, Selandia Baru, Chili dan Argentina. Pada bulan April 2006, Skatalites merekam 11 lagu baru dalam satu sampul album di Byron Bay, Australia pada 301 Studios. Berikutnya new release yang berjudul On The Right Track.
Pada bulan Mei 2007, On The Right Track dirilis di seluruh dunia oleh AIM International, Australia. Pada bulan September 2007, Skatalites menyumbangkan lagu Be My Guest dengan Ben Harper pada vokal untuk penghargaan kepada Fats Domino dalam album CD baru yang berjudul Goin 'Home: A Tribute To Fats Domino, menampilkan banyak seniman. CD ini mengumpulkan dana untuk semua musisi yang ditimpa musibah Badai Katrina.



More aboutThe SKATALITES

Biografi Bob Marley

Posted by Unknown on Thursday, October 4, 2012

Bob Marley
Bob Marley
Bob Marley tampil di ZurichSwiss30 Mei 1980
Latar belakang
Nama lahirRobert Nesta Marley
Lahir6 Februari 1945
Nine MileSaint Ann,Jamaika
Meninggal11 Mei 1981 (umur 36)
MiamiFloridaAmerika Serikat
Jenis MusikReggaeskarocksteady
Pekerjaanpenyanyipencipta lagu,musisi
Instrumenvokalgitarperkusi
Tahun aktif1962 – 1981
Perusahaan rekamanStudio OneBeverley's,Upsetter/TrojanIsland/Tuff Gong
Terkait denganThe WailersWailers Band,The UpsettersI Threes,Bob Marley & The Wailers
MempengaruhiTony Q Rastafara (Indonesia)
PasanganRita Marley
Situs resmiwww.bobmarley.com

Terlahir dengan nama Robert Nesta Marley pada Februari 1945 di St. Ann, Jamaika, Bob Marley berayahkan seorang kulit putih dan ibu kulit hitam. Pada tahun 1950-an Bob beserta keluarganya pindah ke ibu kota Jamaika, Kingston. Di kota inilah obsesinya terhadap musik sebagai profesi menemukan pelampiasan. Waktu itu Bob Marley banyak mendengarkan musik R&B dan soul, yang kemudian hari menjadi inspirasi irama reggae, melalui siaran radio Amerika. Selain itu di jalanan Kingston dia menikmati hentakan irama Ska dan Steadybeat dan kemudian mencoba memainkannya sendiri di studio-studio musik kecil di Kingston.
Bersama Peter McIntosh dan Bunny Livingston, Bob membentuk The Wailing Wailers yang mengeluarkan album perdana di tahun 1963 dengan hit “Simmer Down”. Lirik lagu mereka banyak berkisah tentang “rude bwai” (rude boy), anak-anak muda yang mencari identitas diri dengan menjadi berandalan di jalanan Kingston. The Wailing Wailers bubar pada pertengahan 1960-an dan sempat membuat penggagasnya patah arang hingga memutuskan untuk berkelana di Amerika. Pada bulan April 1966 Bob kembali ke Jamaika, bertepatan dengan kunjungan HIM Haile Selassie I —raja Ethiopia– ke Jamaika untuk bertemu penganut Rastafari. Kharisma sang raja membawa Bob menjadi penghayat ajaran Rastafari pada tahun 1967, dan bersama The Wailer, band barunya yang dibentuk setahun kemudian bersama dua personil lawas Mc Intosh dan Livingston, dia menyuarakan nilai-nilai ajaran Rasta melalui reggae. Penganut Rastafari lantas menganggap Bob menjalankan peran profetik sebagaimana para nabi, menyebarkan inspirasi dan nilai Rasta melalui lagu-lagunya.
The Wailers bubar di tahun 1971, namun Bob segera membentuk band baru bernama Bob Marley and The Wailers. Tahun 1972 album Catch A Fire diluncurkan. Menyusul kemudian Burning (1973–berisi hits “Get Up, Stand Up” dan “ I Shot the Sheriff” yang dipopulerkan Eric Clapton), Natty Dread (1975), Rastaman Vibration (1976) dan Uprising (1981) yang makin memantapkan reggae sebagai musik mainstream dengan Bob Marley sebagai ikonnya.
Pada tahun 1978, Bob Marley menerima Medali Perdamaian dari PBB sebagai penghargaan atas upayanya mempromosikan perdamaian melalui lagu-lagunya. Sayang, kanker mengakhiri hidupnya pada 11 Mei 1981 saat usia 36 tahun di ranjang rumah sakit Miami, AS, seusai menggelar konser internasional di Jerman. Sang Nabi kaum Rasta telah berpulang, namun inspirasi humanistiknya tetap mengalun sepanjang zaman.
More aboutBiografi Bob Marley

Biografi Tony Q Rastafara

Posted by Unknown


Pria asal kota Semarang Jawa Tengah, terlahir dengan nama Tony Waluyo Sukmoasih. Memulai karier bermusiknya sejak tahun 1989 dengan band Roots Rock Reggae. Biasa manggung dari kafe ke kafe atau acara pentas musik yang ada di Jakarta. Setelah bergabung dan membentuk banyak band reggae seperti Exodus Band, Rastaman Band, hingga akhirnya pada tahun 1994 membentuk band yang cukup terkenal sebagai pengusung aliran musik reggae di Indonesia pada masa itu yaitu Rastafara.
Bersama Rastafara sempat merilis dua album Gimbal pada tahun 1996 dan Falling In Love pada tahun 1997.Hampir semua lagu-lagu di album tersebut diciptakan sendiri oleh Tony Q,lirik lagunya kebanyakan bercerita tentang tema sosial, kemanusiaan, cinta dan tema kehidupan masyarakat sehari-hari. Salah satu lagunya yang cukup populer pada masa itu adalah Rambut Gimbal sebuah istilah untuk style rambut Dreadlock dalam bahasa asing yang kemudian secara tidak langsung dijadikan istilah dalam bahasa Indonesia dan menjadi populer dikarenakannya lagu tersebut.
Perbedaan Rastafara pada saat itu dengan band reggae lainnya adalah karena mereka berhasil memasukan dan memadukan unsur-unsur musik tradisional dengan gaya khas Indonesia kedalam musiknya sehingga terbentuklah musik reggae ala Indonesia yang bisa terlepas dari bayang-bayang musik reggae dunia seperti Bob Marley, UB40 atau Jimmy Cliff. Penggunaan alat-alat musik tradisional seperti Kendang sunda atau Gamelan jawa juga ikut menambah warna musik Indonesia didalam lagu-lagu Rastafara. Dan pada aransemen musiknya sepintas juga terlihat unsur-unsur musik melayu atau bahkan musik khas daerah sumatera utara dan sumatera barat.
Pada tahun 1997 Rastafara memutuskan untuk vakum dalam bermusik, hingga akhirnya Tony Q memutuskan untuk membentuk band baru dengan tetap membawa nama Rastafara. Maka pada tahun 1998 terbentuklah Tony Q & New Rastafara, dengan format band additional player. Tetapi kemudian Tony Q memutuskan untuk bersolo karier dengan tetap membawa nama bandnya Tony Q Rastafara, yang berhasil merilis album pada tahun 2000 yaitu Damai Dengan Cinta. Pada album ke tiganya ini lah Tony Q mulai menapaki puncak kariernya dalam musik reggae di Indonesia, karena album inilah seorang Professor di bidang musik dari Canada memberikannya referensi untuk mengirimkan demo untuk ikut dalam ajang Bob Marley Festival di Amerika. Pihak penyelenggara Festival tersebut menyukai lagu-lagu yang ada di album tersebut dan kemudian mengundang Tony Q untuk tampil diacara tersebut pada tahun 2002, tapi sayang sekali Tony Q beserta rombongannya tidak mendapat izin visa dari Kedutaan Amerika dikarenakan alasan keamanan terkait dengan Tragedi WTC 11 September di Amerika yang terjadi berdekatan dengan rencana keberangkatan Tony Q ke Amerika.
Pada tahun 2003 albumnya yang ke empat berjudul Kronologi di rilis, lagu pada album tersebut merupakan kumpulan dari beberapa lagu dari album-album sebelumnya dan juga beberapa lagu yang belum sempat dirilis. Kemudian pada tahun 2005 Tony Q kembali merilis albumnya yang terbaru bertitel Salam Damai dengan membawa misi dan visi yang ingin disampaikan tentang perdamaian, dalam album ini Tony Q mencoba menggabungkan musik reggae dengan unsur musik orchestra tetapi tidak lupa memasukan unsur tradisional bahkan pada album ini terdapat juga lagu-lagu dengan lirik bahasa sunda dan jawa yang semakin menambah kental unsur tradisional Indonesia dalam musik reggae.
Prestasi terbaru yang diraih oleh Tony Q di penghujung tahun 2005 adalah masuknya salah satu lagu dari album ketiganya Damai Dengan Cinta yaitu Pat Gulipat ke dalam Album kompilasi musik dunia Putumayo World Music dengan titel Reggae Playground yang rencananya akan dirilis secara Internasional pada bulan Februari 2006. Sebagai satu-satunya wakil dari benua Asia hal ini juga tidak saja mengharumkan nama Tony Q sendiri tetapi juga nama Indonesia di mata dunia dan khususnya Musik Reggae ala Indonesia juga dapat lebih dikenal secara Internasional.
TONY Q RASTAFARA OTOBIOGRAFINama : Tony Waluyo Sukmoasih
Nama panggilan : Tony Q
Nama musisi : Tony Q Rastafara
Tempat/Tgl Lahir : Semarang / 27 April 1961

Album
• Rambut Gimbal (1996), Hemagita Record/BMG
• Gue Fallin In Love (1997), Hemagita Record/BMG
• Damai Dengan Cinta (2000), AK Production
• Kronologi (2003), Indonesia Rasta Production
• Salam Damai (2005), IM Production
• Anak Kampung (2007), 267 Records
• Presiden (2009), Tony Q Production
• Akustik kurangtambah (2010), Tony Q Production
Single & Kompilasi
• “Aku Anak Kampung”, (2005) IRR Compilation Album
• “Pat Gulipat”, (Damai dengan Cinta, 2000) Putumayo World Music
• OST Ai Lop Yu Pul (2009), Maleo Entertainment
Prestasi
• Headliners “Bob Marely Festival” ,Houston TX , USA (2002)
• Invitation “Legend of Rastareggae Festival”, Houston TX,USA (2003-2005)
• Putumayo World Music Album Compilation “Reggae Playground” (2006)
• Discovery, Cumbancha World Music, VA, USA (2010)
More aboutBiografi Tony Q Rastafara